Pengaruh Setelah Sunat atau Khitan Pada Kehidupan Seks

Sunat selalu menjadi perdebatan hangat, baik itu dikalangan medis, maupun publik. Kini para ahli pun mengatakan bahwa sunat dapat mendatangkan banyak manfaat daripada resiko berbahayanya. Tapi, yang akan dibahas kali ini sebagaimana para netizen banyak sekali yang menanyakan tentang hal ini, apakah ada Pengaruh Setelah Sunat atau Khitan Pada Kehidupan Seks kita?

Sunat diyakini oleh banyak orang dan para dokter sebagai metode pencegahan penyakit AIDS (melalui seks). Perdebatan baik atau tidaknya sunat atau khitan ini banyak merujuk pada pengaruh besar untuk kenikmatan seksual. Melansir dari artikel yang dimuat oleh situs berita Liputan6.com, ini dia ketakutan yang seringkali datang menghampiri otak pria, tapi tidak terbukti kebenarannya :

Tidak sedikit pria yang merasa khawatir setelah disunat akan mempengaruhi kehidupan seksualnya berkurang. Ternyata ada seorang direktur pengobatan reproduksi pria dari Chesapeake Urology Associates Baltimore Amerika Serikat, Karen Boyle M.D. dan itu semua hanyala mitos. Orang yang mengalami ejakulasi dini dan masalah ereksi lainnya tidak ada kaitannya dengan sesudah disunat, menurut penelitian yang dilakukan di Denmark.

Baca juga :

Khitan atau seringkali orang pada umumnya menyebut sunat tidak menghilangkan lapisan kulit penis yang renponsif pada sentuhan, menurut peneliti asal Korea Selatan. Justru berbanding terbalik dengan pernyataan itu semua, bekas luka sunat akan membuat para pria semakin sensitif pada sentuhan, termasuk oleh lawan jenis. Ketika seorang pria tidak melakukan sunatan, maka uap air akan terjebak diantara penis dan kulup, sehingga menciptakan lukungan yang enak untuk tumbuh kembangnya bakteri.

Menurut Supriya Mehta, Ph.D., seorang ahli epidemiologi  dari Universitas of Illinois Chicago Amerika Serikat “Orang yang tidak melakukan sunat, akan lebih besar kemungkinannya menderita penyakit infeksi seperti Infeksi Jamur, HIV & AID, ISK, dan juga PMS.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh ahli kesehatan Deby Herbenick, Ph.D. “Seorang pria yang semasa hidupnya alat vitalnya disunat, maka dapat mencapai klimaks dengan baik dan efektif. Selain itu, para wanita yang menikah dengan pria yang penisnya sudah di sunat maka akan dapat dengan cepat mencapai orgasme dan juga merasakan kenikmatan yang tiada tara“.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *